03 September 2017

Arisgator - M113 Versi AmfibiTiba di Jakarta

03 September 2017

M-113 Arisgator TNI AD (photo : ARC)

Horee.. Arisgator TNI AD Mendarat

Satu lagi, alutsista baru memperkuat jajaran TNI AD. Sabtu (02/09) siang, tank angkut pasukan amfibi Arisgator mendarat di tanah air. Kata ‘mendarat’ disini memang seperti kenyataannya. Pasalnya Tank modifikasi M-113 ini diangkut bukan melalui jalur laut, melainkan melalui kargo udara Singapore Airlines. Total ada 5 unit Arisgator yang tiba hari ini.


M-113 Arisgator TNI AD (photo : IMF)

Sekedar mengingatkan, Arisgator adalah modifikasi ang ditawarkan oleh sebuah perusahaan Italia bernama ARIS ( Applicazioni Rielaborazioni Impianti Speciali ) Spa. dalam konsep Arisgator. Ide dasarnya adalah modifikasi dan pembenahan pada M113 pada sektor daya apung dan propulsi sehingga M113 dapat bersalin rupa menjadi kendaraan pendarat amfibi.

Untuk mewujudkan hal tersebut, ada sejumlah kit modifikasi yang disiapkan, yaitu moncong tambahan pada M113 berbentuk haluan kapal (atau malah moncong buaya) yang berisi gabus dan karet khusus yang ringan dan dapat meningkatkan daya apung, plus panel pembelah ombak yang dapat dibentangkan saat mengarung air.


M-113 Arisgator TNI AD (photo : Galih Mahastra1)

Panel tambahan serupa yang ditempelkan di bagian belakang kendaraan yang sekaligus menjadi rumah bagi sistem waterjet . Kotak penambah daya apung serupa dapat dipergoki di sisi kiri-kanan Arisgator. Pada bagian atas, exhaust atau knalpot dipanjangkan dengan menggunakan snorkel pada sisi kanan atap. Grille untuk lubang masuk udara mesin juga diberi penutup yang lebih tinggi dari kendaraan agar tidak kemasukan air pada saat mengarungi permukaan sungai dan laut.

Untuk sistem propulsi di dalam air, dua buah propeller hidrostatik dipasang di bagian belakang bawah dengan ukuran yang besar, yang mampu mendorong kendaraan dengan kecepatan 5 knot di permukaan air. Sistem propeller ini dapat digerakkan secara independen untuk membuat Arisgator berbelok saat bermanuver di permukaan air.


M-113 Arisgator TNI AD (photo : IMF)

Kemampuan amfibi yang prima tersebut membuat Arisgator dapat digunakan untuk melakukan operasi pendaratan amfibi, dilepaskan dari kapal LPD untuk kemudian berenang, mencapai permukaan, dan bertempur. Modifikasi Arisgator sendiri tidak mempengaruhi kemampuan manuvernya di darat jika dibandingkan dengan M113.

Untuk urusan persenjataan juga sama, Arisgator hanya menyediakan sistem kubah dan dudukan dengan dinding penahan cipratan ombak, plus dudukan untuk senapan mesin M2HB atau pelontar granat 40mm Mk19 Mod 0. Palka di sisi atas kendaraan juga masih dipertahankan untuk akses alternatif keluar masuk pasukan.


M-113 Arisgator sewaktu diuji di Italia (photo : IMF)

Secara keseluruhan, M113 yang bersalin rupa menjadi Arisgator boleh dibilang mirip dengan kendaraan pendarat amfibi LVTP-7, namun berukuran lebih mini. Sosoknya jelas bertambah panjang dibandingkan M113 yang berbentuk bak kotak sabun, dan kemampuan amfibinya jadi cocok untuk operasi pendaratan amfibi ataupun operasi di alur sungai dan muara. Di Italia, Arisgator diberi nama resmi VAL dan digunakan oleh Batalion San Marco dari Resimen Pendarat AL Italia.

(ARC)

35 komentar:

  1. tank amfibinya tni ad...tambang stroong tni
    next smga pandur ifv + fsv sgra nongol
    next sidam 25mm juga smg cpet nongol juga
    ah 64E guardian sang idola ayo sgera mengakasa di nkri
    bravo tni...

    BalasHapus
    Balasan
    1. yg segera dateng ya pandur...entah varian yg mana,....juga jembatan ponton buat leopard..........pingin marder dikasih pelampung pasti super strong...marder armornya tebel banget

      Hapus
  2. Akhirnya datang juga nih barang ARIS TAGOR

    BalasHapus
  3. good job indonesia..borong terus..semoga ekonomi malaysia cepat pulih dan ikut indonesia memborong alutsista yg gahar2..

    BalasHapus
    Balasan
    1. malaysia ngan deftech nya lebih elok ubah suai condor apc hingga mempunyai keupayaan amphibious

      Hapus
  4. Lebih lengkap fotonya...bravo tni

    BalasHapus
  5. Apakah modular? Waterjet blm dipasang?

    BalasHapus
  6. kalau melihat video uji di ombak laut...ngeri2 sedap juga....daya apung masih kurang juga....ideal daya apung ya aav7

    BalasHapus
  7. arisgator di italia digunakan divisi marinir....indonesia pesan 200 arisgator....kemungkinan akan ditaruh sekitar kalimantan....karena disana banyak sungai

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kita liat ntar, apa benar order 200.
      Kalo nyatanya enggak,berarti ente ngibul,ngayal doang.

      Hapus
    2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
  8. congrats for indonesian army.

    they own amphibious apc m113, pandur2 & LST.
    i couldn't wait to see, join exercise between army & navy marines corp. awesomelah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Guwa mah taunya awewe doang...awesome apaan tuh?

      Hapus
    2. klub fans awewe haha!😍😍😍

      Hapus
  9. Bayar mahal hanya demi sebuah parade...

    BalasHapus
  10. Ini TNI AD...marinir..yg kemaren..kalo dilist narayana kebutuhan kendaran tempur(setara M113) 150 unit..yg dr belgia 80-100 unit..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Narayana? Hoaxer paling menjijikan dari JKGR..

      Hapus
    2. Iya...saya menyukai jumlah angkanya...bukan merknya..utk angkanya kayaknya mendekati benar dech..sekali lagi jangan merk ya..dilist narayana ditulis 150 marder dan 200 marder revo,berarti ada 350 kebutuhan APC berantai,50 marder udah dikita+100 M113 dr belgia,nah arisgator yg ini jumlahna yg dibeli berapa belom pasti..xixiixi..

      Hapus
    3. JKGR tempat pemimpi....200 marder revo..preett lah buat grup itu

      Hapus
    4. Emang marder itu akan nambah lagi untuk apc

      Hapus
  11. pandur sebenarnya juga sudah ada sebiji....sedang jalani test disini

    BalasHapus
  12. I like the shape of Arisgator...light tank and looks like easy to maintains... Btw, is there any chances dat we could acquired some LVTPA7 ex South Korean for more ? Some sources says dat our marines really like the capabilities of diz amphibious thing..

    BalasHapus
  13. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  14. tim amfibi tni
    arisgator:
    https://www.youtube.com/watch?v=qItCQm3vUd0&feature=youtu.be

    lvt 7, kakanya:
    https://www.youtube.com/watch?v=Qwjzr5dO1-k


    bmp 3 f, tetangga samping:
    https://www.youtube.com/watch?v=YjYyy-j3U5Q

    btr 4m, tetangga depan:
    https://www.youtube.com/watch?v=9YptYa18qGA
    https://www.youtube.com/watch?v=OvbR1SYulhU

    btr 50, opa blok blakang:
    https://www.youtube.com/watch?v=azFpt3tWiGE

    btr76,bvp2, smua hadir:
    https://www.youtube.com/watch?v=ASDXFX-w94A

    ditunggu renang2 yuuk, btr 80, pandur2,tarantula 6x6, anoa ✌️

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama yg paling ditunggu, singa laut kita Tank Boat AntasenaπŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ˜πŸ˜πŸ˜ yippie

      Hapus
    2. Antasena gak terlalu Overkill mas buat patroli harian ? Mungkin lebih worth sekedar senjata remote guttling gun ? :-)

      Hapus
    3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
  15. Barang ghoib kah..? Tapi menarik melihat tni ad sekarang memiliki kemampuan amfibi walau tidak segahar marinir tapi cukup menambah kemampuan jelajah di medan sungai.dotrin mesti berubah nih

    BalasHapus
  16. Kena tembak dengan Condor terus tenggelam! Wakakakaka

    BalasHapus
  17. condor udh jadiin angkut logistic...

    BalasHapus
  18. arisgator memiliki kelemahan armor bagian atas dan bagian bawah ketika mendaki tanjakan yang bisa tertembus 7,62 mm. semoga saja tidak digunakan untuk wilayah yang bertebing curam.

    BalasHapus
  19. tenang aja serahin ke tni tni pasti tau mana aja alutsista yg cocok untuk medan ops yg dihadapi ...kr smua alutsista pasti px kelebihan dan kekurangan masing masing ...

    BalasHapus