02 Oktober 2017

Royal Thai Navy Pensiunkan Fregat Knox Class

02 Oktober 2017


Fregat HTMS 461 Phutthayetfa Chulalok (photo : RTN)

Angkatan Laut Thailand mengadakan upacara penonaktifan fregat berudal (FFG) HTMS 461 Phutthayetfa Chulalok ​​pada tanggal 28 September 2017 setelah berdinas di Royal Thai Navy sejak tahun 1994. Sebelumnya fregat ini bertugas di US Navy dengan nama USS Truett FF-1095.

Dengan pensiunnya kapal ini maka dua fregat Knox class di Royal Thai Navy telah dipensiunkan semuanya. Sebelumnya fregat Knox class lainnya yaitu HTMS 462 Phutthaloetla Naphalai (ex USS Ouellet FF-1077) telah dipensiunkan pada 1 April 2015.


HTMS Phutthayetfa Chulalok dan HTMS Phutthaloetla Naphalai (photo : bloggang)


Sebagai fregat ex US Navy tentunya persenjataan kapal ini cukuplah mumpuni, dengan panjang 134m dan bobot penuh 4.260 ton, fregat ini dipersenjatai dengan 1 meriam Mk-42 127mm, kemudian di anjungannya terdapat 8 sel missile launcher Mk-16 untuk ASROC dan Harpoon SSM. Belum cukup disitu, kapal ini juga memiliki 2 tabung peluncur torpedo ganda untuk 4 × Mk.46 torpedo. Di bagian buritan fregat Thailand ini dipasang 1 meriam Phalanx 20mm CIWS untuk pertahanan diri, untuk versi US Navy di bagian buritan ini dipasang rudal pertahanan udara RIM-7 Sea Sparrow.


Bagian buritan fregat Knox class Royal Thai Navy (photo : navsource)

Dengan pensiunnya 2 fregat Knox class buatan Amerika ini, Royal Thai Navy tinggal mengoperasikan 6 fregat berudal (FFG) yaitu , HTMS Naresuan (120m, 2.985 ton) class sebanyak 2 unit, HTMS Chao Phraya class (103m, 1.960 ton) sebanyak 4 unit, kemudian akan ditambah dengan 2 fregat HTMS Tachin class (DW3000F) sebanyak 2 unit sehingga akan mengoperaikan 8 unit FFG.

Armada Angkatan Laut Thailand selain mengoperasikan fregat juga dilengkapi dengan 7 korvet berudal serta 6 kapal patroli besar (Patrol Vessel) yang dapat dilengkapi rudal.

(Defense Studies)

17 komentar:

  1. Donate to malaysia sahaje ex frigate nih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Donate to malonsial please, that big talk country can not afford war ship. Pinoy should buy new war ship on PT PAL.

      Hapus
    2. HIbah ke indon je ni.. boleh lagi masuk parade..kah kah kah

      Hapus
  2. Masih kalah tuwir sama mbah Van Speijk yang belum jelas kapan pensiunnya.
    Mbah-mbah yang strong... :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tuwir-tuwir masih bisa lari 32 knot... :p

      Hapus
  3. Armamentnya lumayan ajib ya...harpon..mk-16 n rim 7

    BalasHapus
  4. Maintenance setengah mokat tuh kalo dipiara terus..ada Phalanx juga..:p

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mantap lah thai ini oake phalanx

      Hapus
  5. ini baru asli fregat....fitur full lengkap...bukan kayak yg lain ngaku fregat tapi downgrade

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa aja punya frigat beneran...tapi apa mau status nonbloknya ditukar sama keanggotaan anzuz?

      Hapus
  6. Kalau disini pasti masih di eman2 itu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo kesini ya dimodif, turbin jadi diesel, Phalanx jadi Denel, RIM jadi mistral, kanon 127mm jadi 76mm dan Harpoon jadi C-802. (melirik ke si mbah Van Speijk) :D

      Hapus
  7. A lot of none sense comment here which is obviously no education those mentioning donation above

    BalasHapus